Hari Kamis kemaren, saya berkunjung ke Jogja untuk interview di Jogja Global Tech. Kontrak saya di Kantor yang sekarang udah mau habis, jadi harus siap siap cari kerjaan baru. Lhah, kenapa Baz kok ndak nerusin di sono aja ? Hmm, karena saya adalah lulusan Teknik Industri, jadi rasanya kok lebih cocok bekerja di konsultan IT yang develop ERP, jadi jerih payah saya untuk mendapat ijazah sarjana di UII dulu tidak sia sia. Yak, acara intinya ya itu, interview dan kebetulan perusahaan tertarik untuk merekrut saya.. heheh, semoga jodoh lah.
Memang Pantas Untuk Di Rindukan..
Posted in Road Trip
Sialan..
Dua minggu yang lalu saya membeli kasur angin di Carrefour, karena kasur karet dan besi, fasilitas dari perusahaan sudah sangat tidak layak untuk ditiduri, dan sangat mengganggu kualitas tidur saya. Tapi kenapa kasur ini gampang bocor…? apakah bagian tumpul saya terlalu tajam…? hingga saat ini sudah terdapat 2 tambalan dan ada indikasi kasur sialan itu masih menderita bocor halus. Payah!
Posted in Blah blah blah
Lanjutkan cita cita itu, walau sempat terhenti…
Berawal dari kebiasaan genjrang genjreng selepas jam kerja, saya, penggila R.H.C.P yang fasih menyanyikan lagu ST12, dan santo, mantan pemain bas dari sebuah band yang konon pernah di kontrak untuk menjadi home band-nya telkom flexi untuk area Makassar yang menggilai Mr. Big dan Ungu, pada suatu hari tanpa ada firasat apapun menyatakan sepakat bahwa suatu saat kita akan nge-jam bareng. ‘Itung itung refreshing Mas’ katanya
Posted in Blah blah blah
Makassar, 4 Desember 2008
Temenku itu,
Masih terekam di kepala saya sosoknya yang kecil dan mecicil, berbicara penuh dengan petuah yang menyesatkan, dan pemrakarsa kalimat ‘bas, urip iki mung mampir ngombe’ yang sering kali diucapkannya saat saya sedang sober…
Posted in Blah blah blah
Melihat Sekilas.. (atau sekilas melihat…?)
Udah lama ndak nge-update blog ini, bukannya udah lupa klo punya blog, ataupun ninggalin kaa blog blog ku yang lama. Sumfah, ane masih ingin berbagi dan masih ingin menikmati the art of writing what’s inside my head.
Cuman ya itu, kerjaan yang makin lama makin kisruh ndak karuan ini selalu membikin saya kehabisan tenaga, klo ide sih enggak, untuk merangkai kata. Kalau dipaksain jadinya malah seperti dua tulisan saya yang terakhir yang – setelah saya baca sendiri – kaya’ dipaksain endingnya. Pas tak baca ulang saya malah berpikir ‘ealah, seaindainya waktu itu saya niat nulis dengan mood yang bagus, pasti pesan moral *tsaaah* yang akan saya sampaikan akan lebih mengena lagee’.
Untuk itulah sodara sodara, sebaiknya, dan emang lebih baik saya mengkondisikan diri untuk menangani pekerjaan yang ini dulu, dan kemudian ngeblog lagi
Posted in Blah blah blah