Posted by: bastianseez | December 3, 2008

Makassar, 4 Desember 2008

Temenku itu,

Masih terekam di kepala saya sosoknya yang kecil dan mecicil, berbicara penuh dengan petuah yang menyesatkan, dan pemrakarsa kalimat ‘bas, urip iki mung mampir ngombe’ yang sering kali diucapkannya saat saya sedang sober…


Masih teringat saat tengah malam diajaknya saya ke  Jl. Moses di Jogja, tepatnya di sebuah kios kecil paling pojok, kiri jalan jika anda mengambil dari pertigan Radison, untuk memilih cakram cakram laknat yang diumbar di situ dan kemudian menonton rangkaian gambar, yang bisa membuat anak yang belum baliq ndak bisa tidur semaleman, sambil komentar, ‘wah, pemain sepep iki rupane koyo si H*****’…

Dia juga yang mengamini saat saya mengatakan bahwa ‘kalau hari jumat itu puasanya setengah hari, ayo kita ke kaliurang, makan sate kelinci’. Dan berteriaklah ia dengan keras saat saya bonceng dengan menggunakan motornya, karena saya tiba tiba berhenti untuk menyalakan rokok sebentar. ‘Be… ojo ngudud suw..!!’ teriaknya setengah ketakutan, karena saya menyalakan rokok di siang hari bolong, di bulan puasa, dan di sekitaran kampus yang pastinya, akan banyak mahasiswi yang mengenali kami. Tentunya, beliau yang saat itu sedang tebar pesona untuk mencari calon istri takut jika pasarannya turun karena diomongin ‘Weleh, mase kae, wes skripsine ora rampung2, ora tau poso sisan…’

Pernah pada suatu malam, saat saya tengah bekerja di warnet, masuk message ke YM saya, ‘be, buka iki coba, mesti seneng tenan koe, misuhonline.blogspot.com‘ Wow, dan sayalah yang memberi komen pertama  di blog yang cukup rusuh tersebut…

Dan lagi lagi, dia membikin saya terhenyak di siang bolong, pas bukan bulan puasa… Sebaris message di YM! saya  merepresentasikan ucapannya, ‘Be, saya minta maaf kalau punya salah sama kamu, sekaligus minta doanya… Siang ini, saya berangkat untuk menunaikan ibadah haji’

Sejenak saya terdiam… iseng saya balas messagenya, ‘Lha koe po iso moco arab, mung mbiyen ONDI wae ora lulus lulus…?’ ‘Hahaha, itu dulu be, sekarang udah bisa, walaupun masih bawa catetan tulisan latine…ngko arep tak linting cilik cilik koyo sokeb mbiyen nek nggawe kepekan’

Si biang kerok itu… sekali lagi memberikan aku sekeping puzzle yang saya sendiri belum bisa melihat bentuk gambar jadinya, walaupun sudah lumayan banyak kepingan kepingan lain yang sudah ia berikan sebelumnya kepadaku, termasuk 8GB ebook yang berisi sekumpulan ilmu komputer dengan
petuah, ‘Bacalah ini sampai selesai be, maka gaji 150jt per bulan bukanlah hanya impian’ BAGH..!! bualan yang sangat lembut..

Dengan bijak saya coba menjawab, ‘alhamdulillah, semoga menjadi haji yang mabrur, diampuni kesalahan kesalahan yang pernah dilakukan, dan dimudahkan untuk mencapai cita citamu’

Memaksa saya untuk merenung, bahwa pada hakikatnya, semua orang itu selalu berusaha untuk terus menerus memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dalam segala hal

Dab, sekali lagi, saya juga berusaha untuk itu…


Leave a response

Your response:

Categories